Tampilkan postingan dengan label aktualisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aktualisasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Desember 2010

Hamba Hina

ya Rabb. Hamba adalah kaum yang lemah,
peluh hamba penuh dengan dosa.
Tak layak mengadu,
karena hamba datang jika terjatuh.
Tapi kepada siapa lagi hamba mengadu,
kecuali hanya kepadamu,
Zat maha kasih sayang.
Hamba sering terjatuh dan
sesering itulah kasih sayang-Mu
mengangkat hamba
hingga kembali tegak.
Tapi jika hamba kembali berdiri,
selalu hamba kembali menghianati engkau.
Dan terus berulang-ulang seperti itu.
Ya Rabb mungkin engkau telah bosan
dengan keluh kesah hamba.
Tapi tak bosan hamba mengadu
dan mohon pengampunan.
Bimbinglah hamba hingga
kembali ke jalan-Mu.

Sabtu, 12 Juni 2010

V-Ray for sketch up

.....Kok Susah!!!!
Nyoba belajar rendering pake V-Ray, wuih.....ribet banget...
Tapi, akhirnya ketemu juga benang merahnya. Ya meski cuman bisa buat munculin materialnya aja, belum bisa ngatur pengaturan yang ribetnya duh..duhh minta ampun.

Tapi masih belum bisa share gimana cara yang bener buat rendering pake V-Ray, karena masih proses belajar, apalagi belajarnya Otodidak gini.

Tapi ada saran buat yang pengen belajar V-Ray lewat video tutorial, downloadnya gratis pake bahasa Indonesia juga. (klik disini)

Ini juga mau upload hasil renderan kemarin, mungkin ini belum bisa mewakili secara langsung gimana hasil kinerja dari V-Ray for SketchUP.





sebenarnya gak ada niatan buat upload yang ini, tapi ada yang bilang ini bagus, sekalian aja...

Selasa, 18 Mei 2010

PODIUM sketch up

Setelah eksperimen beberapa hari (lebay mode;on), akhirnya dapat juga hasilnya.

Beberapa waktu lalu, telah saya bahas performa dari sketch up yang pengoperasianya sudah kelewat mudahnya, ditambah dengan beberapa perangkat pendukung berupa rendering system.

Dan sempat juga saya coba meng upload gambar hasil sketch up + rendering menggunakan Indigo, kini giliran rendering system yang lain.

Adalah PODIUM sebuah perangkat pendukung rendering yang berfungsi merender hasil gambar dari sketch up. Keuntungan dari PODIUM adalah ia sangat mudah untuk digunakan dengan sedikit metode yang harus dilakukan.

Dan hasilnya juga, bisa dibilang bagus.

Pertama yang harus dilakukan adalah meng install program sketch up dan PODIUM, kalau belum punya masternya bisa search di google mau yang gratis ada, yang bayar juga ada. Serta tutorial lebih lengkapnya juga bisa anda searching sendiri, ini hanyalah cara simple saya menggunakan program ini.

Yang kedua buat gambar 3 dimensi dengan sketch up, kemudian klik plug in pada toolbar. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini.



Fungsi Light disini adalah sebagai pengatur cahaya obyak yang kita pilih, semakin besar angkanya tentunya cahaya yang dikeluarkan juga akan semakin besar.

Fungsi Reflect adalah sebagai pengatur pantulan / refleksi dari benda yang berada disekitar obyek, semakin besar angkanya maka semakin obyek tersebut mampu untuk merefleksikan benda yang disekitarnya layaknya sebuah cermin.

Pada render size kita akan disuguhkan beberapa pilahan untuk ukuran resolusi gambar hasil render, sebagai catatan semakin besar resolusinya maka semakin berat program ini bekerja dan semakin lama proses render nya.

Jika dirasa sesuai dengan apa yang kita harapkan maka barulah kita klik render untuk memulai proses rendering.

Dan ini adalah beberapa contoh gambar hasil render dari PODIUM.








Kalau mau juga video tutorialny ajuga ada di webnya podium klik disini

Kamis, 01 April 2010

Sketch Up

Luar baisa, itulah expresi pertama kali aku ucapkan. Tidak terlalu berlebih memang, maklum lah masih terlalu awam soal design.

Sebuah aplikasi yang sudah hampir setahun ini aku kenal, dan yang biasanya hanya aku gunakan untuk iseng-iseng semata, tapi kini baru aku tahu kalau bisa melakukan kinerja yang lebih.

Itulah Sketch Up, produk Google ini memang sangat membantu buat design terutama untuk pemula. Karena pengoprasian yang tak terlalu rumit. Hanya tinggal menarik dan menarik bisa menjadi menjadi sebuah bangun yang bisa menyajikan maksud dari designer.
Bahkan pihak Google sendiri menyatakan bahwa anak kecil pun bisa menggunakanya.

Inilah alasan mengapa banyak mahasiswa arsitektur yang menggunakan Aplikasi ini untuk proses belajar.

Dan tersedia aplikasi pendukun, seperti V-Ray, Indigo, Podium, kerkythea dan beberapa aplikasi pendukung yang lainya. Biasanya Aplikasi pendukung ini berfungsi sebagai proses rendering.

Cukup puas, bagi saya untuk menciptakan sebuah design dari Sketch Up dengan finishing dengan Aplikasi Indigo.

Dan tentunya masih harus banyak belajar lagi, Semangat!!!!

Ini adalah contoh gambar dari sketch up


Dan ini hasil render dari Indigo






Rabu, 01 Juli 2009

“Yah…..kerja lagi kerja lagi, ini lagi ini lagi.”
“Entar deh……cuman gini aja gak bakalan susah, paling besok tak kerjakan dag langsung kelar. Besok aja deh!”
“Males nie….lagi gak ada mood.”
“Waduh susah nie……pasti ribet, besok aja ngerjainya, lagi males mikir sekarang.”

Beberapa ekspresi yang sering aku lontarkan ketika, aku mengahadapi sebuah pekerjaan. Entah itu pekerjaan berat atau malah pekerjaan yang kadang aku anggap ringan. Anda pasti memiliki ekspresi yang lain atau justru sama, tapi pada prinsipnya memiliki substansi yang sama.

Wah…….jadi ribet kalau ini sampai diteruskan, bisa-bisa kebablasan.

Kadang memang kita tidak sadar dengan apa yang telah kita ucapkan kepada diri kita, baik itu melalui lisan atau hanya ungkapan dalam hati. Perilaku seperti ini memang tak lepas dari kegiatan dan rutinitas kita setiap hari, sehingga kadang kita terlalu berlebihan merespon terhadap sesuatu yang akan kita lakukan.

Ini sering terjadi terhadap diri ku pribadi, ketika aku harus mengawali aktifitas kerja di awal kedatangan dan hendak untuk menyelesaikan pekerjaan. Ketika ku buka file dan mengamati hasil kerja ku kemarin, dan seketika itu timbul rasa malas untuk segera menyelesaikanya, karena biasanya deadline nya masih lama. Dan seketika itu timbul rasa malas, bosan dan sebagainya.

Sehingga hasilnya aku hanya mengerjakan sedikit sekali dari pekerjaanku atau bahkan sama sekali tak aku kerjakan. Sehingga pekerjaan ku tak kunjung selesai bahkan ketika sudah dekat deadline sekalipun, dan akhirnya ketika diminta pekerjaanku, wah jadi kalangkabut mau menyelesaikan mana yang terlebih dulu karena terlalu banyak yang belum selesai.

Dan ini disebabkan karena setiap memulai aktifitas selalu diawali rasa malas dan enggan untuk melanjutkan, dan rasa malas itu timbul dari bebrapa kata yang telah aku sebutkan diatas.

Aku teringat tentang seorang teman, ia bercerita tentang hasil yang ia dapat pasca ujian dan hasilnya tidak terlalu bagus. Lalu ia mengaku bahwa ia bangga terhadap hasil yang ia dapat walau sebenarnya menurutku ia juga sedikitt kecewa. Dia bangga karena hasil yang ia dapat dari mata kuliah yang ia sendiri menganggap bahwa dia tidak akan bisa mendapatkan hasil maksimal. Ia lebih baik mengulang dari pada harus meneruskan ke semester berikutnya.
Dan menurutku ini perilaku yang luar biasa dan semangat yang juga tak kalah luar biasanya.
Tapi, yang jadi persolaan dan masalah adalah ketika ia menganggap ini adalah mata kuliah yang paling sulit dan saya pasti tidak akan lulus, jika sampai luluspun itu pasti bukan dari hasil saya sendiri.
Sekuat-kuatnya dia berusaha ketika dia menganggap dia tidak akan bisa maka sia-sia seluruh usaha yang ia lakukan.

Maka berhati-hatilah terhadap apa yang anda ucapkan terhadap diri anda, ketika anda menganggap bahwa diri anda tidak bisa maka jangan harap anda akan bisa, dan sebaliknya. Karena seluruh anggota tubuh kita bergerak dan melakukan seluruh kewajibanya sesuai dengan perintah kita, termasuk juga otak. Kalau dari awal kita memerintah kan kepada seluruh anggota tubuh kita untuk bermalas-malasan maka seharian penuh kita akan bermalas-malasan, dan ketika kita memerintahkan otak kita untuk menganggap sulit sesuatu didepan kita maka jangan harap otak akan bekerja untuk memecahkannya.

Sehingga Awali seluruh aktifitas dan pekerjaan anda dengan mengatakan dalam hati atau dengan sebuah perkataan yang lantang bahwa “Aku Pasti Bisa.” Dan satu lagi yang tak boleh ketinggalan ketika kita sudah memiliki keyakinan akan sebuah keberhasilan maka harus tetap diikuti dengan kerja keras yang tinggi sehingga akan terwujudnya KEBERHASILAN dan KESUKSESAN.

Jumat, 12 Juni 2009

sofie



SofieSebuah nama yang membangkitkan semangat dan menghilangkan kemalasan. Sosok yang begitu imut, lucu, menggemaskan, pintar, cerewet, kritis dan humoris.

Begitulah sosok yang begitu membuat aku kembali merasakan kesegaran di sela-sela lelah karena seharian kerja. Begitu melihat kelucuanya tak kuasa hati ini untuk berpaling menjauhinya dan bahkan untuk beristirahat sekalipun.

Indah paras wajahnya, merekah senyum dibibirnya, begitu lihai dia untuk berkata, seakan menambah kesempurnaanya. 

Tapi sayang belakangan dia terlihat kurus dari biasanya, mungkin akibat diare yang dideritanya. Tak lama aku melihat kegemukanya tapi begitu cepat ia terserang penyakit, entah itu pilek, batuk atau diare.

Tapi itulah sofie, mau sehat atau sakit sekalipun ia tetap yang terbaik bagiku. Tak ada yang berkurang imutnya, lucunya, kegemasanya, kepintaranya, cerewetnya. Ia tetap menjadi motivator dan sumber inspirasiku.

Begitu banyak orang yang menyayangimu, tak satupun dari mereka yang mebencimu, engkau bagai malaikat yang memberikan kebahagiaan didalam hati orang yang mendekatimu. Bahkan orang yang baru melihatmu. 

Semua berharap yang terbaik untukmu, tak seorangpun yang menginginkan kesedihan menyertaimu. Begitu juga aku, kebahagiaan, keselamatan, kesehatan dan anugerah semoga selalu ada dalam jalanmu.  

Ketika egoisku tumbuh, tak rela rasanya bila engkau tumbuh dewasa. Ingin hati ini selamanya bisa memeluk dan membelai lembut rambutmu. Tapi itulah jalan terbaik bagimu, engkau akan menjadi gadis belia yang penuh keceriaan Karena semua orang disekelilingmu begitu menyayangimu dan sangat memperhatikan pertumbuhanmu.

Bahagialah wahai adikku, raih mimpi dan harapan serta kejar cita-cita mu setinggi angkasa. Berikan kebahagiaan dan kebanggaan bagi orang –orang sekelilingmu layaknya hari ini engkau memberikan kebahagiaan bagi kami.

Doa dan keselamatan selalu kami panjatkan untukmu.
Kami akan selalu menyayangimu dan akan tetap menyayangimu.

We Love you, my little Sister……Always love you

Salam Kenal

Assalamualaikum. Tulisan ini adalah sebuah tulisan pertamaku ketika aku baru mengenal dunia blog. Tapi kalo dipikir-pikir lagi sebenarnya bukan benar-benar pertama kali aku menulis seperti ini (he…he…)
Tapi sudahlah tidak perlu aku mengenang sesuatu yang tak ingin aku kenang, (Alah bahasanya). 

Kalau anda menemukan tulisan ini atau kebetulan mampir ke blog ini, Blog ini sebenarnya aku tulis asal-asalan a.k.a Cuma iseng, mencoba untuk berkreasi walau dalam bentuk yang tidak jelas atau sesuatu yang benar-benar tidak akan dimengerti orang lain bahkan diriku sendir (lebay). Jadi aku benar-benar minta maaf jika anda harus menyempatkan untuk membaca Blog ini dalam kesibukan anda, karena pada hakikatnya anda telah membuang – buang waktu dan tenaga hanya untuk membaca tulisan saya. Tapi bagi anda yang memiliki waktu luang bolehlah menyempatkan untuk membaca tulisan ini, tapi aku jamin anda tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali rasa haus dan dahaga (wkkk….kayak batal puasa ).

Tapi dengan ini aku mencoba untuk mengexpresikan jiwa dan perasaanku dalam bentuk tulisan. Yang jelas tulisan ini bukan sebuah ajang curhat ku. Segala sesuatu yang ingin aku tulis akan aku tulis dalam Blog ini apapun itu tak terikat sebuah tema atau batasan-batasan tertentu. Sehingga aku menyebutnya sebuah Blog Jalur Bebas.
 
Anda juga bebas menghina dan mencela, bagi saya itu hak dan kewajiban anda namanya juga Jalur Bebas. Bebas berkreasi kenapa saya harus melarang anda untuk menghina saya jika saya harus dihina (hiks…hiks…). Apalagi jika anda memberikan saran dan kritikan itu lebih baik bagi saya.

“Beginilah hidup semua tak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Tuhan dan kita hanyalah tempat berkumpulnya kesalahan dan kedosaan. Hingga suatu saat nanti kita akan memahami dan bahkan menyesali dosa dan kesalahan kita yang disengaja ataupun tak disengaja. Kesalahan yang tak kita sengaja pun memiliki hukuman dan bisa saja dinilai dosa (who knows). Maka ketika kita merasa optimal untuk menghindari dosa yang disengaja maka waspadalah akan dosa yang kita lakukan dengan ketidak sengajaan.” (gak nyambung sebenarnya)

-Amin-